Pejuang Kata-kata

Menjadi pejuang kata-kata suatu pekerjaan yang menyenangkan. Lahir dari kata, bekerja untuk kata, hidup juga karena kata.

Karena kata-kata juga Blog ini lahir untuk memainkan setiap sentuhan kata yang dirangkai menjadi sebuah tulisan. Selamat bermain kata-kata.

Senin, 21 April 2014

Mitos dan Kontroversi Sejarah RA Kartini



Mengapa setiap 21 April kita memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan? Masih banyak pahlawan wanita Indonesia yang berjuang. Contoh Cut Nyak Dien, Laksamana Malahayati, Cut Meutia, dll. Kenapa Mesti Kartini saja yang diperingati padahal kalau kita membaca sejarah, banyak juga Pejuang wanita Indonesia yang tidak mau tunduk dengan Belanda (penjajah).

Kamis, 20 Maret 2014

Air Terjun Nyarai, Keindahan Alam Lubuk Alung

Air Terjun Nyarai, Lubuk Alung (foto: jalan-jalanyuk.com)
Indonesia mempunyai kekayaan dan keindahan alam  yang sangat banyak, entah berapa banyak tempat wisata seperti air terjun yang ada di negeri ini, bahkan masih banyak yang alami dan belum terjamahi.
Salah satunya Air Terjun Nyarai, terletak di Hutan Gamaran, Jorong Gamaran, Korong Salibutan, Kec. Lubuk Alung, Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat. Air terjun yang selama ini jarang terekspos, kini menjadi perhatian wisatawan khususnya dari wilayah Sumbar.

Kamis, 27 Februari 2014

Langkisau, Icon Pesisir Nan Indah

Keindahan Bukit Langkisau.
Sumatera Barat memiliki berjuta eksotisme alam yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Provinsi ini memang selalu memiliki tempat yang selalu diminati para wisatawan. Salah satu adalah Bukit Langkisau.

Terletak di sebuah kabupaten yang bernama Pesisir Selatan. Lebih tepatnya Langkisau merupakan sebuah bukit kecil yang terletak di antara Kota Painan dan Negeri Salido. 

Jika Anda ingin berkunjung ke Langkisau Anda akan menempuh perjalanan yang memacu adrenalin, kenapa demikian? Karena sepanjang jalan Anda akan melalui jalan yang berkelok menyusuri bukit, ditambah tanjakan-tanjakan yang membuat nyali Anda ciut. Namun demikian, walupun seperti itu sepanjang perjalanan mata Anda akan dimanjakan dengan panorama alam yang luar biasa indah. Sejauh mata memandang Anda akan disuguhi dengan rindangnya pepohonan di sisi kiri dan kanan jalan. Sesekali muncul pemandangan laut yang menyelinap dari sela rimbunan pohon.

Selasa, 25 Februari 2014

Mahmud Yunus, Menteri Darurat RI

Foto Mamud Yunus di rumahnya (Padang Jopang). 
Awalnya kami berfikir tentang tempat "keramat" yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat, dijaga dan dirawat dengan semestinya. Seperti beberapa monumen bersejarah di kota ini, ada orang yang menjaga dan merawatnya. Namun berbeda dengan seorang tokoh pendidikan Islam yang telah mendirikan Perguruan Tinggi Agama Islam ini, kini peninggalannya hanya tinggal dalam lipatan sejarah dan tergerus zaman.

Air Mata di Negeri Tercinta


Seorang nenek menangis.
Indonesia dikenal sebagai Negara yang kaya, kekayaan alam di penjuru negeri ini sangat banyak. Sebut saja rempah-rempah. 

Negaranya makmur namun tapi angka kemiskinan tinggi. Melihat fenomena yang terjadi hari ini rasanya kita sebagai warga Negara yang mengaku bertumpah darah dan bertanah air satu yaitu Indonesia miris melihat semua yang terjadi.

Senin, 24 Februari 2014

Robi, Sang Fotografer Monas: “Hidup Bukan Bagaimana Nanti, Tapi Nanti Bagaimana”

Robi, Fotografer Monas.
Malam itu Minggu 23 Februari 2014, rintik hujan mengiringi perjalanan kami. Sekitar 30 menit mengitari jalanan Ibukota, akhirnya saya bersama kakak saya berhenti di suatu tempat, tempat yang awalnya menjadi tujuan kami berdua. 
Sesampai di sana kami memarkirkan motor, perlahan mulai melangkahkan kaki ke sebuah tugu yang dikenal sebagai (Monumen Nasional), tempat yang sering di kunjungi banyak orang di Ibukota untuk menghabiskan waktu di akhir pekan (weekand).

Kamis, 13 Februari 2014

Gunung Kelud Meletus



Belum berhenti musibah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara, kini giliran Gunung Kelud di Jawa Timur yang meletus. Di Yogyakarta warga bukan hanya suara menggelegar, namun saat erupsi hujan abu juga dirasakan warga Yogyakarta dan sekitarnya.

Bahkan, bagi warga yang berada di selatan Yogyakarta, seperti Kabupaten Bantul, hujan abu justru lebih tebal dan pekat dibandingkan saat hujan abu erupsi Merapi 2010 yang lalu.
Langit di wilayah Yogyakarta tampak gelap dan berwarna putih kecokelatan, pertanda hujan abu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud masih berlangsung di wilayah Yogyakarta.